Sebuah Taman Tak Terduga : The Live Turtle and Tortoise Museum of Singapore

featured image

Pernah mendengar ada taman mungil di Singapura yang berisikan lebih dari 800 ekor penyu dan kura-kura hidup dari 50 lebih spesies yang berbeda? Dan tahukah bahwa museum ini terdaftar dalam Guinness Book of World Records as having the largest collection of tortoise and turtle items? Segala macam bentuk dan jenis kura-kura serta penyu langka di dunia ada disini. Taman yang didedikasikan untuk habitat hidup kura-kura dan penyu ini didirikan pada tahun 2001 oleh ayah & anak, Danny & Connie Tan, yang telah mengumpulkan hewan-hewan ini selama lebih dari 40 tahun. Yuk mari masuk ke dalam dan lihat seperti apakah taman mungil yang dinamakan The Live Turtle and Tortoise Museum of Singapore ini 🙂

IMG_7999

Taman ini berada di salah satu sudut Chinese Garden, maka tidak heran penampakan luarnya senada dengan bangunan-bangunan lain bernuansa etnik China. Beberapa patung kura-kura dan penyu ditempatkan di depan dan berbagai artikel mengenai museum dan pemiliknya tertempel rapi di dinding museum.

IMG_8002

Harga yang harus dibayar untuk mengunjungi museum ini terbilang murah, bisa lihat foto di atas. Jangan lupa membeli seikat Kangkung utuk kura-kura dan penyu ya. Saya membeli 2 ikat supaya anak-anak tidak berebut, dan olala saya harus 3x balik kesini. Kura-kura dan penyu yang boleh diberi makan ternyata banyak dan lahap sekali. Di sebelah counter tiket dipajang berbagai merchandise bertema kura-kura, tetapi anak-anak lebih kepengen kura-kura hidup yang bisa dibawa dan dipelihara dirumah dan sayang sekali disini tidak ada.

IMG_8003

Begitu masuk ke dalam taman, saya seperti menemukan secret garden, sebuah taman tersembunyi dan tak terduga dari modern-nya Singapura serta sebuah anomali dari menawan-nya Chinese Garden. Kalau kalian membayangkan akan menemukan taman rapi dan cantik mempesona dengan kura-kura dan penyu yang dipajang rapi, pasti akan kecewa berat! Taman ini jauh dari taman yang biasa kita lihat di Singapura, bahkan kalah dari taman samping blok rumah kami hehe. Tapi saya justru takjub menemukan tempat seperti ini lagi di Singapura, seperti waktu Bersepeda di Pulau Ubin <3

Bagaimana dengan reaksi anak-anak? Waahh mereka langsung menyerbu si penyu raksasa yang tinggal di kotak paling depan taman ini. Mereka menyapa riang “hai Master Oogway! sudah makan beluuumm?” sambil bersiap menyuapkan Kangkung ke mulut si penyu yang usianya ajubilaahhh lebih tua dari simbah. Anak-anak menikmati taman yang setelah saya baca memang disesuaikan dengan habitat asli kura-kura dan penyu. Apalagi mereka bisa melihat dan berinteraksi langsung dengan para penghuni taman, sangat seru dan menyenangkan.

FotorCreated2

Lanjut masuk ke dalam saya hampir saja menginjak Terrapin mungil yang sedang buru-buru berangkat sekolah sepertinya 😛 Belum selesai kaget tiba-tiba patung penyu disebelah kaki saya bergerak, olalaaa! ternyata dia bukan patung! Harus berhati-hati melangkahkan kaki, tapi tidak perlu kawatir karena kura-kura & penyu yang dibiarkan bebas berkeliaran tentu yang tidak berbahaya dan tidak menyerang kita. Sedangkan yang merupakan koleksi langka dan berbahaya tinggal di “rumah” mereka masing-masing.

IMG_8022Sangat takjub melihat berbagai kura-kura dan penyu dengan bentuk yang tidak biasa tapi sayang saya tidak sempat mengambil foto mereka, kolam penuh Terrapin diatas adalah penyebabnya. Ini kali pertama anak-anak memberi makan begitu banyak Terappin, mereka menjadi terlalu bersemangat sedangkan jembatan kayu ditengah kolam cukup sempit. Duh jantung emaknya dag dig dug derr melihat mereka berlarian disana, akhirnya saya parkir sampai Kangkung *yang kesekian kalinya beli* benar-benar habis 😀

Beberapa koleksi kura-kura dan penyu yang jangan sampai dilewatkan ketika berkunjung ke museum ini bisa dilihat disini.

Tidak menyangka anak-anak sangat gembira dengan aktivitas kali ini, cukup lama mereka mau meninggalkan taman ini dan itupun setelah saya iyakan keinginan mereka memelihara kura-kura dirumah dan berjanji akan berkunjung lagi kesini.

IMG_8042
Hari berikutnya di toko ikan & kura-kura, Raphael sedang memilih baby Terrapin yang akan dibawa pulang 🙂 Pemilik toko berpesan “pilih yang paling aktif yaa”

 

FotorCreated3
Welcome home Alex & Steve

Catatan

  • Harga tiket masuk : dewasa S$ 5 , anak-anak dibawah 6tahun dan senior citizen S$ 3
  • Siapkan uang tambahan untuk membeli makanan kura-kura & penyu, 1 ikat Kangkung S$2
  • Transaksi cash
  • Kenakan mosquito patch/lotion
  • Museum ini berada di dalam Chinese Garden, kita bisa sekalian piknik dan menikmati eksotis-nya Chinese Garden
  • Kolam ikan Koi tepat disebelah museum, kita bisa ikut serta memberi makan ikan pada pukul 13-13.30, gratis. Anak-anak pasti suka!

Menuju The Live Turtle & Tortoise Museum of Singapore

  • Menggunakan MRT green line turun di Chinese Garden
  • Dilanjutkan jalan kaki kurang lebih 6 menit 650m dari stasiun ke museum
  • Address: 1 Chinese Garden Rd, Singapore City 619795
  • Contact: +65 6268 5363
  • Open : Buka setiap hari pukul 9 – 18
  • Visit Website

You may also like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *